Bersih desa merupakan tradisi turun temurun dalam kebudayaan masyarakat Jawa yang telah dilakukan berabad-abad lamanya. Kegiatan bersih desa di jawa merupakan wujud bersatunya manusia dengan alam. Kegiatan Bersih Desa dapat didefinisikan sebagai wujud rasa syukur warga sebuah desa atas berkat yang diberikan Tuhan kepada masyarakat desa, baik dari hasil panen, kesehatan, dan kesejahteraan yang telah diperoleh selama setahun dan juga sebagai permohonan akan keselamatan dan kesejahteraan warga desa untuk satu tahun mendatang. Kegiatan Bersih Desa sendiri biasanya dilaksanakan satu kali dalam setahun yang biasanya dilakukan setiap bulan Muharam/Sura.

Kegiatan Bersih Desa sendiri terdiri dari beberapa tahapan, diawali dengan kerja bakti membersihkan lingkungan yang dilakukan oleh seluruh warga desa baik membenahi jalan atau gang-gang, selokan, pos ronda agar terlihat rapi, bersih, dan indah. Setelah itu para warga desa melaksanakan kegiatan selametan/kenduri yang dilaksanakan di sendang ataupun kucur yang mana tempat tersebut merupakan sumber air warga desa. Selain selametan/kenduri juga dilakukan Istighosah atau doa untuk keselamatan seluruh warga desa dan juga pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Ada tiga dusun di Desa Kare yang melaksanakan kegiatan bersih desa diantaranya Dusun Kare, Dusun Gondosuli, dan Dusun Seweru. Dusun Kare melaksanakan kegiatan bersih desa pada Kamis, 03 Agustus 2023 yang dimulai dari pagi dengan kegiatan slametan di pelataran Sendang Kare dan juga pagelaran wayang kulit pada jam 12.00 WIB S/D 16.00 WIB dengan lakon “Usir Kolo”, lalu pada jam 18.30 WIB dilakukan Istighosah dan di lanjut pagelaran wayang yang bertempat di depan rumah Kepala Dusun Kare dengan lakon “Wahyu Sri Rejeki” oleh dalang Ki Gendeng Widodo dari Magetan selain itu juga dimeriahkan oleh dagelan Yansen dan Menik dari Magetan Juga.


Dusun Gondosuli melaksanakan Kegiatan Bersih Desa pada hari Minggu, 06 Agustus 2023 yang diawali dengan selametan pada pagi hari di dalam Pasar Desa Kare lalu pagelaran wayang pada malam hari dengan lakon cerita “Babat Wono Warto” oleh dalang Ki Bambang Sigit P, S.Sn dari Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun. Sedangkan Dusun Seweru melaksasnakan kegiatan bersih Desa pada hari Senin, 07 Agustus 2023 di halaman Sekar Wilis Resto dengan acara pagelaran wayang Kulit yang lakon ceritanya adalah “Wahyu Makhuthoromo” oleh dalang Ki Heri Gondrong dari Banjar Kalimantan. Pada pagelaran wayang di ketiga Dusun tersebut juga menampilkan dua dalang cilik dari Desa Kare sebagai pembuka acara, yaitu Arya Kenzie Azam dan Erlang Al Ghifari yang mana keduanya merupakan siswa SDN Kare o1.



